Friday, January 19, 2018

Lidah Doni

Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Lidah itu lunak. Tak bertulang. Susah diatur. Semaunya saja. Beda dengan mata. Bisa dipejam. Kalau tak mau melihat. Beda dengan hidung. Bisa ditutup. Jika tak mau menghirup. Tapi lidah lain. Susah dikendalikan. Susah sekali. Juga bagi Doni. Padahal Doni masih muda. Usianya belum senja. Belum pula kepala dua.
Doni hanya anak remaja. Punya banyak mimpi. Punya banyak cita-cita. Tapi inilah kendalanya. Lidahnya tak bisa diatur. Mau tampil terus. Seperti tak diurus.

Suatu kali Marwan masuk ke kelas. Sepatunya baru. Semua mata menuju. Mata Doni juga. Semua memuji.
“Sepatu yang bagus” kata seorang teman.
“Pasti beli di luar negeri” kata teman yang lain.
“Ah, biasa paling minjem. Punyaku lebih keren asli buatan Italy” suara itu tiba-tiba memecah kebisingan. Doni terkejut. Lidahnya berulah lagi. Padahal sepatu Doni sudah butut. Tak layak lagi disebut sepatu. Butut dan layak disejajarkan dengan batu.
Semua mata memandang Doni. Tapi semua seperti maklum. Pasti Doni asal ngomong. Pasti lidah Doni berulah lagi. Tak ada yang memandang ke bawah. Mencari tahu soal sepatu Italy. Sepatu yang jadi sesumbar Doni.

Kali
... baca selengkapnya di Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tuesday, January 16, 2018

Wiro Sableng #174 : Dua Nyawa Kembar

Wiro Sableng #174 : Dua Nyawa Kembar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM

NENEK sakti Sinto Gendeng, guru Pendekar 212 Wiro Sableng terkencing-kencing serabutan begitu melayang jatuh memasuki alam delapan ratus tahun silam Bhumi Mataram di kawasan selatan kaki Gunung Merapi. Tubuh kurus kering si nenek terguling-guling di tanah lalu tertumbuk dan tersandar di sebatang pohon mahoni. Dua kaki masih mengepit kuda lumping yang tadi ditunggangi sewaktu melesat dari dalam hutan di dekat Candi Prambanan.

"Oala! Bagaimana bisa kejadian begini rupa?!" Si nenek berucap setengah berseru lalu semburkan air kunyahan susur yang ada di dalam mulut. Dia memandang berkeliling. "Aku di mana? Apa aku sudah berada di Mataram Kuna, kerajaan delapan ratus tahun silam?"

Perlahan-lahan si nenek bangkit berdiri. Kuda lumping dikepit di ketiak kiri, tangan kanan rapikan empat tusuk konde perak yang menancap di kepalanya.

Bukannya ingin mencari tahu di mana keberadaan Wiro dan anak perempuan bernama Ni Gatri, si nenek malah terus bertanya-tanya dalam hati. "Apakah aku akan bertemu lagi dengan kakek gagah bersorban dan berjubah kelabu yang menyusup ke dalam tubuh Ni Gatri sewaktu berada di rumah Abdi Dalem Pringkun? Ah, mengapa aku begitu tertarik padanya? Padahal apakah dia tertarik pada diriku yang jelek rongsokan ini?"

Membayangkan wajah kakek dari alam gaib
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #174 : Dua Nyawa Kembar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Monday, January 8, 2018

Mrs. Perfect

Mrs. Perfect Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sempurna, itulah sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan diriku ini. Setiap orang pasti mendambakan hidup seperti aku ini. Aku, seorang anak kecil yang lugu berumur 7 tahun. Hidupku sangatlah berwarna. Aku dilahirkan di sebuah keluarga yang serba berkecukupan. Apa yang aku mau selalu di wujudkan oleh kedua orang tuaku. Orang tuaku pun hidup sangat romantis, seperti pasangan raja dan ratu yang biasanya ada di dongeng. Banyak orang mengira aku ini adalah anak yang manja karena aku adalah anak satu-satunya. Tapi aku tidak pernah merasakan itu, aku hanya hidup seperti anak-anak pada biasanya. Aku hanya meminta apa yang aku butuhkan bukan apa yang aku inginkan ke kedua orang tuaku.

Saat aku berumur 13 tahun, kata sempurna yang menggambarkan diriku itu tidaklah pudar, bahkan kesempurnaan itu bertambah dalam diriku. Seiring berjalannya waktu, aku tumbuh cantik, ramah, baik, dan dapat bersahabat dengan siapa saja. Yah, sekarang aku baru saja masuk ke sekolah SMP favorit. Di sana, aku bertemu banyak teman. Saat hari pertama aku masuk sekolah, semua mata tertuju padaku. Aku bingung dan canggung saat itu. Teman-temanku baik yang cewek maupun cowok ingin berkenalan denganku. Saat itu, ada seorang cowok yang merebut pandanganku. Pandanganku hanya tertuju padanya. Dia itu keren, walaupun agak sedikit pendiam dan aku mengetahui kalau namanya itu Rangga.

Suatu hari, aku memiliki kesempatan untuk berke
... baca selengkapnya di Mrs. Perfect Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1